Benarkah Wanita selalu menggunakan perasaan disetiap tindakan?

Benarkah Wanita selalu menggunakan perasaan disetiap tindakan?

Perasaan yaitu sesuatu yang berkaitan dengan jiwa atau kerohanian yang kita alami baik senang maupun tidak senang mengenal hal-hal atau peristiwa dan bersifat subyektif. Perasaan lebih erat hubungannya dengan pribadi seseorang dan berhubungan pula dengan gejala-gejala jiwa. Sedangkan logika merupakan kemampuan menalar untuk berpikir secara ilmiah mengacu pada kesanggupan akal untuk mewujudkan pengetahuan ke dalam tindakan.
Perasaan dan logika merupakan dua hal yang penting dalam melakukan berbagai hal. Apabila kita melakukan sesuatu hanya dengan perasaan tanpa logika, maka segala sesuatu yang kita lakukan kurang terarah. Begitu sebaliknya, logika tanpa perasaan mengakibatkan kurang peka dan empati terhadap lingkungan sekitar. Meskipun begitu, dalam melakukan sesuatu perempuan masih sering menggunakan perasaannya daripada logika. Hal ini menjadi kekurangan perempuan pada saat dilanda masalah atau stress. Mereka cenderung lebih emosional dan tidak bisa berfikir secara jernih.
Benarkah Wanita selalu menggunakan perasaan disetiap tindakan?

Perempuan pada dasarnya manusia yang berhati lembut. Sekuat-kuatnya perempuan pasti ada perasaan ingin dimanja, diberi kasih sayang dengan lembut, dan dilindungi. Perempuan kuat dengan perasaannya. Terkadang menghadapi permasalahan dengan menangis. Hatinya juga tidak tega melihat keadaan orang sekitarnya terpuruk.
Seringkali perempuan dalam mengambil keputusan menggunakan perasaan daripada logika. Bahkan dalam hal apapun yang perempuan lakukan, misal saat berkomunikasi, saat menghadapi masalah, saat mengambil keputusan, menjalin hubungan (baik relasi kerja, pertemanan atau hubungan asmara), perempuan selalu mengkaitkan dengan perasaan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, saya akan menguraikan factor penyebab perempuan lebih sering menggunakan perasaan daripada logika.
1. Perubahan Hormonal
Perempuan setiap bulannya mengalami menstruasi sehingga terjadi perubahan hormonal dalam dirinya. Hal ini berdampak pada sifat perempuan yang tampak lebih emosional dan mudah terbawa perasaan. Perempuan mudah menangis dan berduka atas suatu hal.
2. Didikan Sejak Kecil
Didikan sejak kecil oleh orang tua dan orang-orang sekitar bahwa menjadi perempuan harus berhati lemah lembut. Tidak boleh kasar dan berlaku seperti laki-laki. Perempuan dianggap wajar apabila menangis sedangkan laki-laki tidak diperbolehkan. Hal ini secara tidak disadari akan tertanam pada diri perempuan bahwa perasaan mereka harus lebih dominan. Mereka terlatih sejak dini untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Sehingga perempuan akan sering menggunakan perasaannya daripada logika
3. Perempuan Memiliki Sistem Limbik yang Lebih Berkembang
Sistem limbik berhubungan dengan aspek-aspek manusia seperti perilaku, emosi dan memori. Hal ini memungkinkan mereka untuk merasakan dan mengekspresikan perasaan dengan cara yang lebih baik, sementara juga lebih mudah untuk membangun ikatan dengan orang lain. Meskipun masalah ini lebih mudah membuka pintu masuk bagi depresi, khususnya ketika menjalani fase perubahan hormone selama siklus menstruasi dan kehamilan. Jadi selama tahap-tahap tersebut, seorang wanita akan tampak terlalu emosional.
4. Otak Perempuan Lebih Banyak Serat Penghubung
Hal ini membuat perempuan memiliki kecenderungan lebih besar untuk menggunakan kedua sisi otak secara bersamaan. Sehingga mereka lebih pandai berbicara, open minded juga lebih pandai menjalin hubungan atau berinteraksi dengan individu lain. Tetapi, perempuan cenderung menggunakan emosi ketika memproses informasi dan saat berkomunikasi. Perempuan bisa melakukan dua pekerjaan sekaligus seperti berbelanja di tukang sayur sambil bergosip ria atau memasak sambil menelepon. bisa mencampur semua pemikirannya dalam satu waktu, sehingga emosi, logika, percintaan, dan komunikasi bercampur menjadi satu.
Demikian penyebab perempuan sering menggunakan perasaannya daripada logika. Apakah pembaca mempunyai pendapat lain? Mari bertukar pikiran di sini.
sumber :belajar.io

Baca Juga :