Galaunya Menjadi Jomblo

Menjadi jomblo memang sebuah momok menakutkan bagi kebanyakan orang, karena tak ada yang memperhatikan dan tak ada yang bisa dijadikan pasangan. Tentu semua anak muda pernah mengalaminya, kecuali yang benar-benar memilih sendiri daripada berpacaran. Hingga akhirnya, banyak anak muda yang galau karena menjadi jomblo.


Terlebih bagi remaja yang sudah waktunya memiliki pendamping/menikah, namun belum juga mendapatkan pasangan. Biasanya, remaja jomblo galau ini berumur sekitar 25 ke atas. Ya, umur kesekian itulah yang membuat mereka galau. Apalagi jika dia adalah seorang wanita.
Galaunya Menjadi Jomblo
Foto via: wallpaperwidehd.blogspot.com
Sungguh merasa sangat berat dihadapkan dengan kesendirian menjalani hidup. Apa-apa sendiri tanpa ada yang menemani, hingg akhirnya dia frustasi dengan kesendiriannya itu. Apabila memang sudah mentok mencari pasangan maka dia hanya akan menerima nasib menjadi seorang jomblo. Ya, jomblo berkesedihan luar biasa.


Mungkin bagi kalian yang masih muda-muda tak bisa merasakan kegundahan hati menjadi jomblo dengan umur sekian. Kalian hanya tahu pacaran itu enaknya saja. Namun, jika nanti kalian sudah waktunya menjadi bapak/ibu maka kalian akan dibingungkan dengan hal ini. Mencari pendamping hidup.


Pendamping hidup yang saling memahami situasi dan kondisi keluargalah yang sulit didapatkan. Untuk itu, bagi kalian yang masih jomblo, jangan bersedih hati, karena janji Tuhan itu pasti. Akan memberikan jodoh yang baik untuk mereka yang baik pula.
Galaunya Menjadi Jomblo
Foto via: tinybuddha.com
Saat ini, janganlah dipusingkan dengan kegalauan menjadi jomblo, tapi pusingkanlah kalian dengan tidak bisanya menjadi baik sebelum menerima jodoh yang baik pula. Sadari diri jika galau itu tak pernah membawa manfaat positif, dia hanya akan membawa negatif dan akhirnya membuat kalian gala menjadi seorang jomblo.


Baca Juga :