Jika Tuhan Maha Jodoh, Lalu Bagaimana Nasib Jomblo

Jomblo adalah makhluk Tuhan yang sedang sendiri, mengembangkan diri, mencari yang pasti dan tak pernah menggantungkan dirinya pada orang lain. Inilah jomblo sejati. Berusaha memperbaiki diri sebelum menjalin hubungan pasti.

Jika Tuhan menciptakan manusia berpasang-pasangan, kenapa harus ada jomblo di dunia ini? Jika Tuhan Maha Jodoh, bagaimana dengan mereka yang sampai saat ini belum menemukan jodohnya? Sebuah pertanyaan yang selalu menjadi momok menakutkan bagi semua pria/wanita yang masih jomblo sampai saat ini.
Jika Tuhan Maha Jodoh, Lalu Bagaimana Nasib Jomblo
Foto via: independent.co.uk
Jelas memang, jika tak ada kesungguhan mencari maka tak akan pernah menemukan. Inilah proses sebab akibat itu terjadi. Hukum kasusalitas berlangsung. Hukum syariat berjalan. Sama saja dengan jodoh, dia tak akan pernah ditemukan jika tak ada upaya mencarinya. Maka, usaha adalah penting jika mau hasil maksud yang ingin dicari.

Tetapi, banyak jomblo yang menganggap jika Tuhan tak mengijinkan orang jelek mempunyai pasangan. Siapa bilang? Tuhan membuat dua takdir, pertama takdir bisa dirubah dan takdir paten. Maka, jodoh adalah takdir bisa dirubah oleh orang yang mau mencari pasangannya dengan perantara Tuhan ataupun orang lain. 

Ungkapan, "Jika Tuhan Maha Jodoh, Bagaimana Nasib Jomblo" itu sangatlah kurang tepat. Karena sekali lagi, Tuhan berkehendak sebelum manusia berusaha semaksimal mungkin kemudian menyerahkan hasil akhir itu padaNya. Tawakal.

Ada satu lagi pikiran yang dangkal, kalau nasib orang jelek itu selalu jomblo. Benar. Orang jelek diibaratkan seekor burung di pasar burung. Burung itu akan cepat laku terjual jika punya ciri khas pada dirinya. Orang jelek juga sama, walaupun dia jelek, tetapi karena dia mempunyai banyak keistimewaan, maka dia akan cepat mendapatkan jodohnya.

Maka, tidak benar jika nasib orang jelek itu selalu jomblo. Hanya orang yang tak menghargai hidupnya itulah yang sebenarnya kurang mensyukuri kenikmatan yang diberikan Tuhan. Dia hanya melihat ke atas dan melupakan dalmanya bumi yang dia pijak.

Tuhan akan menyatukan hati mereka-mereka yang mau mencari dan melindungi dirinya dari berbuat ingkar. Selamat mencari calon ibu/bapak untuk anak-anak tercinta.


Baca Juga :