Cintailah Cinta, Karena Cinta Menjadikanmu Manusia Seutuhnya Manusia

Cintailah cinta, karena cinta menjadikanmu manusia seutuhnya manusia. Tiada paling indah di dunia selain memiliki cinta layaknya adam dan hawa. Bersama sepanjang masa, tetap satu juga walaupun jauh diujung selatan dan utara dipisahkan. Karena takdir selalu memilih pada pasangan yang setia.

Cintailah cinta, karena cinta tak pernah berkhianat pada siapapun jiwa. Tiada masa paling indah selain mencinta. Mencinta terhadap siapapun, Tuhan, manusia bahkan alam. Karena cinta tak pernah mengenal usia, tua-muda, kaya-miskin, duda-janda. Cinta hanya mengenal arti kesucian setiap langkah manusia.
Sumber foto: allthingsconnect.wordpress.com
Cinta itu sederhana, sesederhana mencintai diri kita. Mencintai tanpa harus mengorbankan jiwa, mencintai tanpa melukai sesiapa yang mendekati, mencintai pada siapapun tanpa balas budi. Inilah cinta.

Cinta juga tak pernah lupa jati dirinya. Mengenal lebih dalam daripada mereka yang mencintai kita. Berkat cinta pula, manusia diadakan oleh Tuhan melalui para orang tua pembawa harkat dan martabat kepasrahan. 

Jika cinta melupakanmu dari berbuat kebaikan. Maka, itu bukanlah cinta. Melainkan nafsu angkara berwajah dua, antara cinta dan nafsu sulit terbedakan. Bukanlah cinta buta yang dicari-cari manusia, tetapi cinta yang terus bersemi sepanjang masa.

Cinta tak pernah mengajarkan kita untuk sakit hati, sakit hati hanya ada pada manusia yang menganggap bahwa, cinta bersifat sementara. Akan hilang ditelan zaman. Bukan itu maksud dari cinta. Cinta sejati akan hidup sampai dimanapun kita berada; dunia dan akhirat.

Jika saanya tiba, melalui cinta suci antara engkau dan dia, terbentuklah suatu rasa yang tak bisa dikenal, disentuh, diraba dan dilihat. Melainkan, cinta itu bersama kita. Menyatu tanpa ada pembatas apapun.

Cinta meyakinkan dan diyakinkan pada setiap jiwa manusia. Dan hanya para pencinta yang tahu makna dari mencintai dan dicintai. 


Baca Juga :