Belajar Cinta Dari Penyeberang Jalan "Polisi Cepek"

Mengenai cinta, semua orang akan setuju bahwa, cinta membutuhkan pengorbanan. Pengorbanan menjaga dan mempertahankan hubungan agar tidak berujung perpisahan. Jika kita sadari, cinta itu sangatlah rentan dimiliki oleh kaum muda yang belum mengerti arti cinta sesunggugnya. Cinta itu suci, sesuci kapas putih yang tidak terkotori oleh siapapun, kecuali dia yang berniat mengotorinya.

Jika kita mau melihat dengan seksama para "pekerja menyeberangkan jalan" atau "Polisi Cepek", atau bahkan kita juga pernah menggunakan jasa penyeberang jalan itu, pasti kita akan melihat perjuangannya menyelamatkan nyawa orang lain. Dia menyelamatkan kita bukan karena sama-sama satu agama, satu komunitas, satu keluarga, dan sebagainya.
Sumber foto: smartstore.oomph.co.id
Dia hanya beranggapan bahwa, dengan menyelamatkan nyawa orang, dia memiliki andil dalam berjihat (berbuat baik) pada sesama. Keringatnya bercucuran dan emosinya sering tampak hanya bagian kecil dari sifat cintanya menyelamatkan orang lain.

Jikalau kita sering menyangka bahwa dia hanya memanfaatkan kesempatan untuk mencari uang, itu salah besar! Memang ada, tapi itu hanya sebatas niat sesaat. Niat daripada dia membantu menyeberangkan orang lain agar selamat adalah dia ingin memiliki nilai berharga di Mata Tuhannya.

Cinta yang berasal dari keinginannya memburu dunia itu, akhirnya bisa bersemayam menjadi pahala bertumpuk yang ditulis di lauhul mahfudz. Maka, jika anda merasa diselamatkan oleh para penyeberang jalan itu, berucaplah "terima kasih", atau kalau anda tidak keberatan, bagilah harta anda agar dia bisa mencukupi kebutuhan keluarganya.

Dan jangan pernah pula menganggap pemberian anda itu agar dimasukkan sedekah anda, hal itu hanya membuat nilai keikhlasan anda berkurang, bahkan tidak bernilai sama sekali. Jadi, berikan dia apapun yang bisa anda berikan padanya, dan jangan sampai melukai hatinya dengan berkata, "dasar! pencari receh jalanan."

Sungguh, sifat dan sikap anda terhadapnya hanya menutupi diri anda untuk mengerti daripada orang-orang susah itu. Bahwasanya, anda tidak mengerti bagaimana dia menjalani rumah tangga, menjalani kehidupannya dengan penghasilan sekecil itu. Apalagi anda menghitung perkiraan pendapatan perharinya. Anda hanya menyulitkan diri sebagai pribadi manusia yang peduli pada sesama. 

Inti dari belajar cinta dari penyeberang jalan "Polisi Cepek" itu adalah, cinta itu mengorbankan segala hal tanpa melihat apa yang akan didapatkan. Inilah cinta yang sesungguhnya cinta!!!

Baca Juga :