7 Manfaat Galau Bagi Diri Sendiri

Galau adalah nuansa kesedihan mendalam yang diakibatkan oleh banyak hal, misalnya putus cinta, dipecat dari pekerjaan, istri susah diatur dan sebagainya. Galau juga tidak mengenal tingkat pendidikan seseorang, bahkan setingkat profesor pun bisa juga terkena. Akibatnya, para pelaku galau itu menjadi seperti zombi, hidup tapi tak bernyawa. Selain galau memiliki banyak dampak negatif, ternyata galau juga memberikan dampak positif yang bisa membuat diri kita menjadi lebih baik ke depannya.

Dari kegalauan itulah, kita bisa belajar membenahi hidup kemudian menjadikannya sebagai pembelajaran di kemudian hari. Apapun yang pernah mendera kesakitan hati kita, pasti ada sisi positif yang bisa kita ambil. Untuk itu, Spesialis Cinta akan memberikan pandangan tentang 7 manfaat galau bagi diri sendiri.
7 Manfaat Galau Bagi Diri Sendiri
Sumber foto: shutterstock.com
1. Belajar Dari Kesalahan

Dari kegalauan itulah, kita bisa mengambil makna bahwa semua tindakan kecerobohan yang pernah kita perbuat itu tidak akan terulangi lagi. Dan jika suatu saat kita di hadapkan dengan kondisi yang sama, kita bisa mengambil sikap menghindarinya, atau kita juga bisa memberikan solusi pada teman yang sedang dihadapkan pada situasi yang sama tempo dulu.


2. Mendewasakan Diri

Siapa sangka, galau yang memiliki banyak nilai negatif ini bisa membuat diri kita lebih dewasa. Lebih menghargai hidup. Jika tempo dulu kita dihadapkan dengan masalah berat, lantas kita berhasil menyelesaikannya, itulah kelulusan daripada galau itu sendiri. 


3. Tidak Sombong

Ini penting, mengingat banyak sekali orang sombong karena memiliki kelebihan dan lupa kalau memiliki kelemahan. Kegalauan serta merta membuat diri kita ini berhati-hati dalam berucap dan bersikap. Sombong akan dengan mudah menghilang jika kita dalam keadaan galau kemudian menghayati sebab-sebab kegaulauan tersebut.


4. Tidak Salah Mengambil Keputusan

Sama seperti mendewasakan diri, galau serta merta membuat diri kita berwawasan luas dan jelas memutuskan persoalan. Sekali lagi, jangan salahkan diri kita ini jika tidak pernah mengalami pengalaman bersalah. Cukup renungkan dalam hati dan buktikan bahwa kita memang tidak lebih dari manusia biasa yang bisa saja salah dan lupa.


5. Berhati-hati Saat Bertindak

Munculnya sikap kehati-hatian ini adalah akibat dari kegalauan itu sendiri. Jika galau pernah menghampiri kita atau bahkan seringkali merenggut senyum kita, niscaya galau itu akan mudah kita padami. Disaat kita melakukan tindakan, pasti akan tercermin sikap berhati-hati daripada melakukan kesalahan lagi.


6. Bijaksana

Kebijaksanaan acapkali berawal dari pengalaman pahit seseorang, pun bagi kita yang dirundung galau. Kebijaksanaan wujud dari kesalahan masa lampau, dan membuat kita pandai bermawas diri yang menghasilkan manfaat bagi orang lain. Kita juga bisa adil dan beradab dengan selalu belajar dari kegalauan itu sendiri.


7. Sabar dan Ikhlas

Ini ilmu paling tinggi diantara ribuan ilmu lainnya, sabar dan ikhlas. Adalah sebuah ilmu dari kejadian masa lalu yang akhirnya membuat kira sadar bahwa, hidup tak seperti apa yang kita idam-idamkan. Adakalanya sedih, adakala susah. Inilah hidup. Bagi mereka yang sudah di tingkat sabar dan ikhlas tidak akan mengenal yang namanya galau lagi.


Baca juga: Bahaya Galau dan Stres Bagi Kesehatan.

Baca Juga :