Manfaat dan Keuntungan Menjadi Jomblo

Jomblo adalah sikap menahan diri dari segala macam ancaman pacaran. Menjadi jomblo juga sering ditafsirkan oleh kebanyakan orang sebagai perilaku yang tidak mengikuti kebanyakan orang. Di situlah terkadang mereka tidak kuat menahan ejekan itu kemudian mencari pasangan untuk diajak berpacaran.

Manfaat dan Keuntungan Menjadi Jomblo
Sumber foto: hdwallpapersimages.com
Padahal anggapan orang tentang jomblo itu mentah jika dihadapkan dengean manfaat dan keuntungan menjadi jomblo. Ada banyak sekali keuntungan menjadi jomblo yang tidak didapatkan oleh orang yang berpacaran, misalnya lebih aktif mengikuti kegiatan belajar di sekolahan. Berikut ini, Spesialis Cinta akan memberikan keterangan tentang manfaat dan keuntungan menjadi jomblo.


1. Tidak Ada Wajib Lapor

Jika mereka para pasangan harus melapor ketika hendak bepergian, makan, tidur bahkan beol pun harus lapor, tidak untuk jomblo, dia terbebas dari sistem laporan. Terbebas sebebas-bebasnya menjadwal diri sendiri dan demi kepentingan diri sendiri. Berbeda dengan orang pacaran, mereka akan marah-marah saat si pasangan lupa melapor, sungguh hidupnya terbatas.


2. Aktif di Berbagai Kegiatan

Selain tidak wajib lapor, jomblo juga bisa lebih aktif mengikuti aktifitas belajar dan kegiatan lainnya. Belum pernah ada ceritanya, orang pacaran mendapatkan predikat terhebat di sekolahnya, justru jomblo lah yang lebih bisa mewujudkannya. Namun, bahayanya, jika jomblo ini mendapat juara, otomatis banyak lawan jenis yang mengincarnya. Kalau si jomblo tidak kuat menahan godaan, dia akan terjerumus ke dalam limbah pacaran juga.


3. Jauh Dari Kata Stres

Stres jika setiap hari harus lapor, stres jika setiap hari bertengkar terus, stres jika setiap hari antar jemput sekolah, dan kesetresan lain sebagainya. Jomblo tidak demikian, dia lebih sehat karena tidak harus menanggung stres dari pasangan, jauh dari itu semua hal memuakkan itu. Kegiatan sehari-hari pun dia pergunakan untuk berkeliling mencari pengalaman yang sehingga dia memiliki cukup banyak pengetahuan.


4. Jauh Dari Kata Sakit Hati

Mereka yang percaran sering mengalami kebimbangan dan kegalauan berlebih atas perilaku pasangannya. Bagaimana bisa tidak sakit hati jika setiap hari dia harus menghawatirkan pasangan, atau lebih parahnya pacarnya minta putus. Sungguh menyakitkan hati, itu juga bisa menjadi penyakit hati alias liver.

Sumber foto: magic4walls.com

5. Bebas Bergaul

Penting sekali bagi jomblo, coba bandingkan pada mereka yang berpacaran, bisakah mereka bergaul dengan banyak orang?! tentu saja tidak. Mereka sering dipantau pacarnya, dimata-matai dan dibuntuti. Mereka seakan tidak nyaman dengan pantauan pacarnya itu, bisa-bisa mereka malah bertengkar dan kemudian putus. Kalau jomblo beda, jomblo bebas bergaul dengan siapa saja dan di mana saja.


6. Menjadi Diri Sendiri

Jomblo tidak mengikuti gaya orang lain, apalagi ada yang menuntut untuk menjadi seperti yang pacarnya inginkan. Sungguh tidak nyaman. Hidup paling enak itu terbebas dari tuntutan orang lain, khususnya pacar. Jomblo sangat menikmati hidupnya itu, sehingga apapun yang dia inginkan pasti bisa dilakukan.


7. Jauh Dari Dosa

Ini yang paling penting, terbebas dari berbuat dosa. Apalagi dosa yang diperbuat oleh anak akan berdampak pada orang tuanya. Dengan menjadi jomblo, berarti dia telah menyelamatkan orang tuanya dari siksa api neraka.

Jayalah Jomblo!!!

Baca Juga :